Tamblingan : Danau eksotis di Kabupaten Buleleng

Musim hujan sudah mulai turun, Danau Tamblingan yang berada di Kabupatan Buleleng – Bali menjadi tujuan kali ini. Sekedar bermalam dan juga berkumpul bersama teman teman menikmati keindahan alam. Danau ini berada sekitar 30 menit dari Danau Bedugul atau bisa ditempuh dengan waktu 1.5 jam dari pusat kota Denpasar. Pada haru Sabtu 29 November 2014 sekitaran pukul 09.00 WITA kami berangkat menuju kesana. Ada 2 kloter keberangkatan dikarenakan ada beberapa teman yang masih ada keperluan. Saya sengaja ikut kloter kedua, berangkat jam 09.00 WITA dari Denpasar, menggunakan sepeda motor.

Cuaca saat perjalanan waktu itu sehabis hujan tapi masih sedikit gerimis, jalanan yang basah dan fasilitas lampu jalan yang minim saat menuju Danau Tamblingan membuat kita harus lebih ekstra hati hati. Jalurnya masih sedikit susah untuk sampai disana, karena masalah petunjuk arah yang masih belum ada dan juga gerbang sudah tertutup oleh rimbunan semak, terlihat dinas pariwisata masih belum serius menggarap danau tamblingan sebagai lokasi pariwista seperti danau sebelumnya Bedugul. Danau Tamblingan adalah salah satu dari deretan 3 danau yang ada di Kabupaten Buleleng, yaitu Beratan (Bedugul) – Buyan – Tamblingan.

Setelah sampai disana, beruntungnya cuaca sangat cerah malam itu, hanya sedikit berkabut. Dingin yang lumayan menusuk karena memang danau ini berada di daerah pegunungan. Terilihat langit bertaburan bintang. Bagusnya lagi teman teman yang sudah berangkat pada kloter pertama dari awal sudah menyiapkkan kayu bakar untuk menghangatkan badan. Huekekeke… lumayanlah 😀 Beberapa foto suasana malam yang sempat terekam waktu itu.

Di dalam lokasi, persis di pinggiran Danau Tamblingan ada Pura Dalem Tamblingan. Adalah Pura yang digunakan untuk menyembah Dewa Siwa, dewa pelebur bertugas melebur segala sesuatu yang sudah usang dan tidak layak berada di dunia fana lagi sehingga harus dikembalikan kepada asalnya. Ciri khas Pura Dalem adalah disampingnya atau sekitarnya pasti terdapat makam atau kuburan. Uniknya lagi, setiap kali musim hujan, air danau akan meluap naik dan akan merendam Pura Dalem ini selama beberapa minggu. Termasuk beberapa rumah penduduk yang berada disekitaran danau akan ikut terendam dan terpaksa mereka akan berpindah ke lokasi yang lebih tinggi tentunya menjauh dari danau dan membuat rumah sementara disana untuk menunggu air danau surut.

Profesi mayoritas penduduk sekitar danau adalah sebagai nelayan. Perahu tradisional dari batang pohon yang masih mereka gunakan disini, dan juga ada beberapa keramba yang tersebar di danau untuk beternak ikan air tawar. Menurut keterangan warga setempat, ada sekitar 55 KK yang tinggal di daerah sekitar danau.

Dari tempat kami mendirikan tenda, terlihat dari kejauhan ada lokasi dimana ada sebuah pohon besar yang tumbang karena tanah longsor. Pohon itu tergeletak menjorok ke arah danau tanpa ada maysarakat sekitar yang berusaha untuk memindahkannya karena memang pohon itu sangat besar. Ada baiknya juga karena ranting-ranting pohon yang menjorok ke arah danau itu menjadi rumah bagi ikan yang ada di danau. Ada beberapa bagian pohon yang sempat dipotong dan dibakar, terlihat juga ada tunas tumbuhan dan jamur yang mulai tumbuh di badan pohon tumbang itu.

Pemandangan yang sangat indah yang kami dapat saat berkunjung ke danau ini. Kesejukan udara yang masih alami, keramah tamahan penduduk lokal. Ini adalah salah satu lokasi favorite untuk photo prewedding, kebetulan ada satu pasangan yang melakukan photo sesi hari itu.

Sayangnya pada siang hari cuaca sedikit mendung, kabut mulai turun dan hawa menjadi semakin dingin. Datangnya kabut membuat suasana danau semakin eksotis. Anak anak kecil setempat bermain riang disekitaran danau, ada juga yang asyik sendiri menikmati buah mangganya 😀

Semoga Danau Tamblingan akan tetap indah, rawatlah dan lestarikan alam dengan sepenuh hati.

temansetaman

Advertisements

One response to “Tamblingan : Danau eksotis di Kabupaten Buleleng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s